Jenuh Berita — Kabar soal masa depan Khezcute pelatih RRQ atau yang kerap dipanggi bang gondrong kembali jadi sorotan setelah tim tersebut gagal lolos ke babak playoff sebanyak dua kali beruntun. Situasi ini membuat manajemen RRQ dan banyak sekali dorongan dari fans RRQ ( kingdom) untuk segera mengganti khezcute.
Namun, kabar pergantian ini bukan berarti Khezcute langsung dipastikan hengkang dari RRQ. Dalam sebuah kesempatan di Podcast Dunia Games, Pak AP selaku CEO RRQ angkat bicara secara langsung soal status Khezcute yang sebenarnya, dan penjelasannya ini cukup penting untuk diketahui para fans yang penasaran dengan nasib sang pelatih.
Mimin merasa perlu merangkum kronologi dan penjelasan lengkap soal isu ini, supaya tidak ada kesalahpahaman di kalangan pembaca soal status Khezcute yang sebenarnya.
RRQ Gagal Lolos Playoff Dua Kali Beruntun
Dikutip dari dunia games, coach khezcute telah berada di RRQ selama 4 season, yaitu sejak season 14 sampai season 17 ( sekarang ). Meskipun 2 seaosn awal coach khezcute telah memiliki prestasi dan pecapaian untuk RRQ yaitu, runner up MPL S14, 4 besar di M6, dan runner up MPL ID season 15.
Namun entah ada angin apa performa RRQ 2 season ke belakang memang menjadi sorotan, terutama setelah tim tersebut gagal menembus babak playoff sebanyak dua kali berturut-turut. Kegagalan ini tentu menjadi evaluasi besar bagi manajemen, mengingat RRQ dikenal sebagai salah satu tim esport MLBB dengan sejarah panjang dan basis fans yang sangat besar di Indonesia.
Sebagai respons atas hasil yang kurang memuaskan ini, manajemen RRQ akhirnya memutuskan melakukan perombakan besar - besaran di posisi kepelatihan dan juga player.
Pak AP Buka Suara: Khezcute Masih Di RRQ
Meskipun sudah ada announcment dari sisi pelatih yaitu caleb (mantan coach evos), namun kalian para kingdom mungkin bertanya - tanya, apakah ini berarti Khezcute resmi keluar dari RRQ? Menjawab isu ini, Pak AP memberikan penjelasan yang cukup gamblang lewat pernyataannya di Podcast Dunia Games:
Dari pernyataan ini, ada beberapa poin penting yang bisa digarisbawahi. Pertama, Pak AP menegaskan bahwa keputusan soal Khezcute tidak lagi menjabat sebagai pelatih tim utama RRQ sudah final. Kedua, dan ini yang paling penting, status Khezcute secara keseluruhan di RRQ belum sepenuhnya diputuskan, apakah ia akan pindah ke role lain di internal organisasi, atau benar-benar meninggalkan RRQ sepenuhnya.
Pak AP juga secara eksplisit membantah kalau situasi ini disebut sebagai bentuk "menggantung" nasib Khezcute, dan menegaskan bahwa proses diskusi soal masa depannya memang masih berlangsung di internal manajemen.
RRQ Butuh Sesuatu yang "Fresh"
Seperti yang kita tahu bahwa coach baru RRQ adalah Caleb dan Khezcute masih ada di RRQ (tidak farewell), Pak AP juga menjelaskan alasan filosofis di balik keputusan ini, yang menurutnya bukan semata-mata soal performa Khezcute sebagai pelatih, melainkan kebutuhan akan suasana baru, baik untuk tim RRQ secara keseluruhan maupun untuk Khezcute sendiri secara personal.
Pak AP juga menjelaskan bahwa kesalahan sepenuhnya bukan hanya dari khezcute, tapi juga dari player. Dia juga menjelaskan bahwa dia juga ikut bertanggung jawab atas kegagalan RRQ selama 2 season berturut - turut, hanya saja tidak 100%. Terlau banyak faktor dengan performa RRQ 2 season ke belakang, karena pak AP berprinsip, jika Khezcute under sementara playernya perfom seharusnya RRQ masih bisa masuk ke babak playoff
Pernyataan ini menurut mimin cukup menarik, karena menyiratkan bahwa pergantian ini tidak sepenuhnya dilandasi evaluasi negatif terhadap kinerja Khezcute, melainkan lebih ke arah kebutuhan penyegaran yang dianggap wajar terjadi dalam siklus tim esport kompetitif, terlebih usai dua kegagalan playoff beruntun yang tentu berdampak besar terhadap suasana ruang latihan tim.
Kesimpulan
Sebagai pengamat yang mengikuti dinamika esport MLBB dan MPL Indonesia dari luar, mimin melihat cara Pak AP mengomunikasikan isu ini terbilang cukup dewasa dan transparan dibanding kasus-kasus drama esport lain yang sering kali penuh spekulasi tanpa klarifikasi jelas dari pihak terkait. Alih-alih membiarkan isu ini berkembang liar di kalangan fans, Pak AP memilih untuk langsung menjelaskan situasi sebenarnya, meski memang belum ada keputusan final soal masa depan Khezcute di RRQ.
Mimin juga melihat pendekatan "butuh sesuatu yang fresh" ini sebagai keputusan yang cukup masuk akal dalam dunia esport kompetitif. Sekelas RRQ dengan ekspektasi tinggi dari fans, dua kali gagal playoff beruntun tentu jadi pecutan serius yang perlu direspons cepat oleh manajemen, dan pergantian pelatih memang sering jadi langkah pertama yang diambil banyak organisasi esport ketika performa tim sedang under.
Namun demikian. meski kursi pelatih RRQ untuk season mendatang sudah dipastikan diisi oleh Caleb, status Khezcute di RRQ ternyata belum sepenuhnya berakhir. Berdasarkan penjelasan langsung dari Pak AP, keputusan final soal masa depan Khezcute di organisasi masih dalam tahap diskusi, entah nantinya ia akan mengisi role lain di internal RRQ, atau benar-benar berpisah dari tim yang telah lama dibelanya ini.
Mimin akan terus memantau perkembangan kabar ini, dan akan segera meng-update artikel ini begitu ada keputusan resmi lebih lanjut dari pihak RRQ soal kelanjutan karier Khezcute.
Sumber : Podcast Dunia Games/Youtube
