Jenuhberita

Portal Terpercaya Dunia Gaming & Esport Indonesia

Rekomendasi ROM Enteng untuk Poco M3, Dijamin Lancar Tanpa Lag
hero image room untuk poco

Jenuh Berita — Ceritanya kemarin sore mimin abis beli Hp seken Poco M3. Ya. karena mimin ini tukang oprek HP mimin agak bosen dengan tampilan bawaan, maka dari itu mimin coba cari tau kira- kira room apa yang cocok untuk Hp mimin.

Seperti yang kita tau, Poco M3 memang dikenal sebagai salah satu HP entry-level yang cukup laris di Indonesia berkat harganya yang terjangkau dan baterai jumbo 6000 mAh. Tapi seiring waktu, banyak penggunanya mulai merasakan performa HP ini kurang gesit lagi dipakai untuk aktivitas sehari-hari, apalagi kalau dipakai buat main game atau multitasking berat.

Masalah semacam ini juga sempat muncul di kepala mimin kemudian iseng saaja tanya ke  satu grup komunitas custom ROM Android. Mimin bertanya seperti ini, " ROM apa yang paling enteng buat dipasang di Poco M3-nya". Kemudian langsung disambut berbagai rekomendasi dari member grup lain yang punya pengalaman langsung.

Karena Mimin yang kebetulan pengen oprek-oprek HP kentang termasuk seri Poco, jadi tertarik merangkum rekomendasi ROM dari diskusi ini, ditambah beberapa insight tambahan biar kamu makin yakin sebelum memutuskan ganti ROM di Poco M3.

1. DerpFest

Rekomendasi pertama yang muncul di diskusi tersebut adalah DerpFest, salah satu custom ROM berbasis AOSP yang sudah cukup lama populer di kalangan pengguna custom ROM Android. ROM ini dikenal karena kombinasi antara performa yang ringan dan tampilan yang tetap modern, tidak terlalu polos tapi juga tidak berlebihan soal fitur tambahan.

Mimin sendiri familiar dengan ROM ini karena memang cukup sering direkomendasikan buat device dengan spesifikasi menengah ke bawah seperti Poco M3, karena DerpFest biasanya dioptimasi supaya tetap nyaman dipakai meski RAM device-nya pas-pasan.

Selain itu mimin coba cari tahu review di youtube dari channel Rizkii XD, dia juga merekomendasikan room legend ini yang pertama kali dia pake di tahun 2019 saat hpnya redmie note 7.

Buat kalian yang punya Poco m3 dan pengen coba room ini boleh dicoba, untuk tutorialnya kalian boleh cek akun youtube tadi atau nanti akan di update di artikel selanjutnya.

2. Nusantara Project

Rekomendasi yang kedua yaitu Nusantara Project, info ini mimin dapat dari iseng searcing di youtube. Dari video yang dibuat room ini cukup menarik dan ringan. Ada beberapa syarat yang dijelaskan di video tsb.

  1. 1. Type Hp harus Poco M3/9T

2. Sudah Terpasang Custom Recovery/TWRP

3. File Room Nusantara Project.

Untuk file room nusantara project bisa kalian dapatkan link di channel tersebut.

3. Orian ROM (dengan Bloatware Dihapus)

Rekomendasi kedua datang dari salah satu member bernama Afif Nurdianto, yang menyarankan pakai Orian ROM, dengan catatan tambahan: hapus dulu bloatware bawaannya. Menurutnya, langkah sederhana ini saja sudah cukup ampuh bikin HP terasa lebih enteng.

Poin ini menurut mimin penting banget buat digarisbawahi. Banyak pengguna sering fokus cuma soal "ganti ROM" tanpa sadar bahwa aplikasi-aplikasi bawaan yang jarang dipakai justru ikut membebani RAM dan storage HP secara diam-diam. Jadi walaupun kamu sudah pakai ROM yang secara default ringan, tetap luangkan waktu untuk bersih-bersih aplikasi bawaan yang tidak perlu setelah instalasi selesai, biar hasilnya makin maksimal.

Kenapa Ganti ROM Bisa Bikin Poco M3 Lebih Ngebut?

Buat teen - temen yang masih awam soal dunia custom ROM, mungkin bertanya-tanya kenapa sekadar ganti sistem operasi bisa berdampak signifikan ke performa HP. Jawabannya sederhana: ROM bawaan pabrik (dalam kasus Poco M3, yaitu MIUI) biasanya dibekali banyak fitur tambahan, animasi, sampai aplikasi bawaan yang meski terlihat "gratis", sebenarnya tetap memakan resource RAM dan penyimpanan di background.

Custom ROM seperti DerpFest, nusantara project biasanya berbasis AOSP murni atau dimodifikasi seminimal mungkin, sehingga beban sistemnya jauh lebih ringan dibanding ROM bawaan pabrik. Hasilnya, RAM yang tersisa buat menjalankan aplikasi yang benar-benar kamu pakai jadi lebih lega, dan performa harian pun terasa lebih responsif.

Pengalaman Pribadi Ganti ROM di Poco M3

Dari pengalaman pribadi ngoprek beberapa HP entry-level, mimin melihat Poco M3 ini sebenarnya punya potensi yang cukup besar kalau dioptimasi dengan benar, mengingat chipset dan RAM-nya sebenarnya masih layak buat pemakaian harian, cuma memang "terbebani" oleh sistem bawaan yang kurang efisien.

Kalau kamu memang pengguna yang aktif banget pakai HP buat kerja, belajar, atau sekadar scroll media sosial tanpa banyak macam-macam, mimin rasa DerpFest jadi pilihan paling aman karena reputasinya yang sudah teruji stabil di banyak device.

Tapi kalau kamu tipe pengguna yang senang eksplorasi dan tidak keberatan sedikit ribet bersih-bersih bloatware manual, Orian ROM seperti saran Afif di atas juga layak dicoba, apalagi kalau kamu memang paham betul aplikasi mana saja yang aman dihapus tanpa mengganggu fungsi dasar HP.Untuk room Nusantara Project belum mimin coba , karena masih ingin test drive menggunakan room Derpfest.

Satu hal yang selalu mimin tekankan ke temen - temen jenuh berita yang baru mau coba ganti custom ROM: selalu backup data penting kamu dulu sebelum mulai proses instalasi, karena proses ini melibatkan wipe total sistem HP. Selain itu, pastikan ROM yang kamu unduh memang benar-benar kompatibel dengan varian codename Poco M3 yang kamu punya, supaya prosesnya berjalan lancar tanpa risiko bootloop.


Kesimpulan

Buat temen - temen jenuh berita yang menggunakan Poco M3  merasa HP-nya mulai terasa berat dipakai sehari-hari, dua rekomendasi ROM di atas, DerpFest, Nusantara Project dan Orian ROM (dengan bloatware dihapus), bisa jadi solusi yang layak dicoba berdasarkan pengalaman langsung dari komunitas. Bonus lainnya, dengan ROM yang lebih ringan, siapa tahu kamu juga bisa ikut merasakan sensasi main game PC ringan lewat Winlator seperti yang dibuktikan salah satu netizen di atas.

Seperti biasa, mimin selalu ingatkan untuk riset dulu secara mendalam sebelum benar-benar praktik ganti ROM, dan jangan lupa backup data penting kamu. Selamat mencoba, semoga Poco M3 kamu makin ngebut setelah ini!

Catatan: Proses pemasangan custom ROM berisiko menghilangkan garansi resmi dan berpotensi menyebabkan bootloop jika dilakukan tidak sesuai prosedur. Pastikan mengikuti panduan yang sesuai dengan varian device kamu.